Saturday, 6 June 2015
(tak ada lagi) Hujan Bulan Juni
Saturday, 7 February 2015
Saturday, 10 January 2015
Indah dan tak indah
Friday, 2 January 2015
Dear Allah
Sunday, 28 December 2014
Perjalanan pulang
Saturday, 27 December 2014
Ujung jalanku
Saturday, 13 December 2014
Sunday, 7 December 2014
Potret Sore
Taken by : Samsung G-Fame
December 6th' 2014 17.30 BBWI
Potret sore pada kehidupan nyata, dimana tempat yang berada jauh dari hiruk pikuk kota
Saturday, 6 December 2014
Ingin hilang ingatan
resiko baca cerita
akhirnya bertemu sebuah titik akhir pada cerita, saat itu juga aku kembali tersadar untuk menghirup napas. tadinya modem udah dilepas, sekarang aku colokin lagi ke laptop, halah bahasanya kok colokin sih, nulis di blog kayak lagi ngobrol sama temen, ah nevermind.. jam segini otak belum bisa connect buat ngerangkai kata-kata. yaaa gilaaa ajee looo tau gak jam berapa sekarang, 04.23 WIB (asli beneran barusan liat hp). beneran jadi gak bisa tidur, yah apa boleh buat, udah terlanjur larut sama apa yang baru aja di baca. bingung,,, lah kok bingung, iya bingung, gak tau ini rasanya apa, yang jelas jantung masih berdegub kenceng banget, narik napas juga susah, ada yang mengganjal di dalam sini, berasa mau nangis tapi mikir lagi, apa yang harus ditangisin ?? yaa bingung sendiri kan jadinya. hahahah duh sedih kok ketawa, aahh apasih yang gak bisa direkayasa, bahkan sebuah tawa, ya kan ?
ini nulis di blog apa curhat sih, ah gatau.. pokoknya mau nulis aja titik. okeh udah dikasih (.)
ada satu yang mungkin entahlah bingung mau bilang apa namanya..
aku tau tidak pernah ada yang hilang dari sana *tunjukhatimu* (aku nulis blog udah kayak ngetweet di twitter) #nevermind yaa meskipun waktu itu kamu bilang dia udah masa lalu, udah gada lagi rasa buat dia, entah kenapa dengernya sulit buat percaya, nggak pernah ada yang hilang kan dari sana, bener kan ? kamu cuma mengingkarinya aja, atau cuma untuk coba membuatku tenang saat itu. entahlah aku bukan lagi mau menyalahkan atau apa, aku tau apa yang pernah ada gak akan pernah bisa tiada, begitu juga dengan masa lalu. fiuh keramat banget sih tuh kata "masa lalu" nih otak sama hati lagi kerjasama menyamakan sebuah rasa. bukan, bukan, lagi hmmm apa ya namanya, menyamakan sebuah pernyataan, ah tau ah apa namanya, ya intinya gini, mau si hati nggak mau nerima, si otak harus bisa ngeyakinin hati kalo hal itu tuh udah pasti jadi gausah mendadak hellow mellow kayak lagunya blink deh, heelloooo ini kenyataan lho *plak* abis ngeplak laptop, ogah ngeplak pipi sendiri, tau pasti rasanya sakit -,- dan hati lagi ngeyakinin otak kalo rasa tetep rasa, meskipun harus menerima kenyataan, tetep aja ada sisi dimana rasanya nggak enak buat dirasa, apalagi tau semua itu dan aku ini orang yang pernah.. ah udahlah, kayaknya jari juga nggak sanggup menuangkan semua yang dirasa. imajinasi otak main lancar banget ini, bayangin setiap adegan di cerita dan kisah masa lalu itu duh butuh tabung oksigen, ah mulai deh drama :| tapi beneran.. namanya juga hati untuk merasa, wajar kan kalo aku merasa jadi entah banget rasanya begini, sedangkan logika di otak bersusah payah banget buat nyadarin hal-hal yang ada di sisi lain. ayolah itu cuma cerita, tapi itu kisah nyata. duh kejebak sendiri deh nih jadinya, gimana, gimana, gimana, gak tau deh, yah tolongin dong lagi kejeblos dalem sumur nih fiuh resiko baca cerita -,-
Wednesday, 26 November 2014
Rindu yang semakin menerkam
Sang surya telah tenggelam, malam pun datang mencekam, membuat aku semakin takut pada hari esok yang kelam, terasa sesak disini, digerayangi rasa rindu yang semakin menerkam, dibayangi kenangan yang telah terjadi di masa silam, apa kamu merasakan yang sama..
Apa yang bisa kulakukan, hanya mampu meluapkan melalui butiran-butiran air yang tak mampu lagi kutahan..
Sesak disini, sangat sesak :'(
Sunday, 23 November 2014
Ich Vermisse Dich, Liebe..
Aku rindu kamu, sangat merindukanmu, rindu ini begitu tak tahu diri, tapi aku bisa apa, aku tidak bisa memunafikan diri dan berkata aku tidak merindukanmu, nyatanya dada ini terasa begitu sesak, diri ini begitu ingin berada dalam pelukanmu, ah sudahlah.. aku tahu itu takan pernah mungkin tuk terjadi lagi. Selamat malam ya, semoga aku bisa hadir dalam mimpimu dan mengatakan betapa aku sangat merindukanmu..
Ich vermisse dich, Liebe..
Thursday, 13 November 2014
Dibawah Hujan
Hujan.. kau datang, seketika hatiku merasa senang melihat kehadiranmu, kini aku berdiri berada dibawahmu, merasakan setiap tetesmu yang jatuh ke tubuhku, ada rasa damai ketika tetesmu menciumi parasku, aku basah olehmu, dipeluk tetesan rindu yang kau titip pada hujanmu.
Monday, 10 November 2014
Aku.. entahlah..
Aku merasa lelah,, lelah yang teramat sangat, entah apa yang aku inginkan sekarang, karena nyatanya bahagia tak kunjung datang. Mengapa semua terjadi dan harus seperti ini, pertanyaan bodoh ya.. entahlah aku.. aku bingung.. aahh aku benci harus mengakui ini.. aku rindu.. aku merindunya.. ingin melihat wajahnya.. senyumnya.. tak sadarkah sudah tak ada aku lagi dalam hatinya.. entahlah.. aku hanya tak tau lagi harus melakukan apa.
Sunday, 9 November 2014
Puisi Rangga #AADC
Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur dihatimu
Yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta
Tapi aku pasti akan kembali
Dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya
Bukan untuknya
Bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja
Rangga
Oleh : Rako Prijanto #AADC
Tuesday, 28 October 2014
Kenangan itu abadi..
Dear langit malam.. entah aku harus bercerita apa padamu, banyak yang ingin kukatakan tapi tak mampu terucapkan, tertahan..
Hmmmhhhh sulit rasanya untuk bernapas lega, bagaimana denganmu ?
Selalu saja berembun dan membasah,, apa harus selalu ada yang mengalir dari dua jendela kaca..
Bolehkah jika aku berkata kalau aku lelah, lelah dengan semua yang terjadi, bolehkah aku menyerah, menyerah dari semua yang ada..
"Thing that we don't want to happen but we have to accept" aku teringat akan kalimat itu, kalimat yang selalu kuucapkan pada diriku sendiri ketika aku berada dalam situasi sulit, tapi saat-saat itu aku tidak sendiri, ada kamu yang selalu menemaniku, dan kini aku sendiri.. mampukah aku memaknai kalimatku sendiri..
Logikaku setiap hari mengingatkanku akan sebuah kebenaran dan kesalahan yang telah kuperbuat, mengingatkan untuk sebuah kebohongan yang selalu ditutupi oleh kebohongan dan kebohongan..
Tapi hatiku selalu saja mencoba untuk menerobos dinding pembatas yang aku mulai untuk membangunnya lagi..
"jika saja di dunia ini hanya ada hitam dan putih maka aku akan memilih menjadi abu-abu saja" seperti katamu, akupun hanya akan memilih abu-abu karena seringnya aku berada dalam sebuah "abu-abu" bahkan saat ini aku berada di dalamnya, dan kamu adalah salah satu "abu-abu" yang pernah ada dalam semu nyata..
Seandai saja hujan turun lagi malam ini,, aku ingin menyampaikan setiap rindu di tiap tetesnya, rindu yang tak ingin lagi aku genggam, aku ingin melepaskannya dalam tetes yang jatuh dan menggenang kemudian hilang..
Tak perlu melupa karena takan pernah bisa, namun biarlah kulepas semua.. karena tak seharusnya, aku tak seharusnya menggenggam sesuatu yang bukan milikku dan takan pernah bisa menjadi milikku..
"kata orang rindu itu indah namun bagiku ini menyiksa, sejenak kuberpikir untuk kubenci saja dirimu, namun sulit ku membenci" alunan lagu "bimbang" Melly Goeslaw mengiringi aku menulis ini,, ya memang begitu sulit tuk membenci dan aku tak pernah bisa meski aku tlah disakiti..
Hatiku berbisik "pulanglah ke tempat seharusnya kamu berada, bukan dalam bahagia pada cinta yang hanya ada dalam semu nyata" bisakah semua suara yang berada di kepalaku untuk diam dan biarkan aku merasa, tapi suara-suara ini benar adanya..
Jika tak ada lagi senja milik kita, aku akan tetap setia menjadi awan yang berkelana menatapmu jauh dibalik cahaya jingga.. aku akan tetap menatap langit yang sama seperti saat aku menatap langit hujan bulan Juli kala senja itu tiba, karena separuh dari hatiku tertinggal padanya..
Biarkan segala kejadian yang ada meninggalkan kenangan yang teruntai menjadi cerita, dan kau tau.. kenangan itu abadi.. meski kita tak ada lagi..
Friday, 24 October 2014
Telah Habis Cerita
Tak pernah terpikirkan sebelumnya, aku berada dalam kisah seperti ini. Jika saja aku tau bahwa akhirnya akan sangat menyakitkan seperti ini tentu aku tidak akan pernah memulai. Tapi aku tak pernah menyesal, ada cinta sebelum ada luka, ada rasa lebih dari sekedar suka sebelum segala rasa sakit ada, menyayanginya bukan sebuah pilihan, apa yang terjadi tanpa pernah ada dalam rencana perjalananku, tapi mungkin aku salah melangkah, cintaku tak pernah salah, begitu juga dengan cintanya, pertemuan itu bukanlah kebetulan semata, itulah takdir kita. Bertemu untuk berpisah, meski kini tak ada lagi akan sebuah cerita antara aku dan dia, meski kini dia telah bahagia bersamanya, ada jejak perjalanan hati yang tak akan pernah hilang meski dimakan waktu dan usia. Kini tak ada lagi yang bersisa, semuanya tersimpan dalam memori cinta tanpa nama, aku dan dia telah habis cerita.
Thursday, 23 October 2014
"Untuk Dikenang"
"barisan puisi ini adalah yang aku punya
mungkin akan kau lupakan atau untuk dikenang
tulisan dariku ini mencoba mengabadikan
yang mungkin kan kau lupakan atau untuk dikenang, untuk dikenang"

























